Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia

AKURAT BANTEN– Kabar membanggakan datang dari sepak bola Indonesia. Persib Bandung kembali menunjukkan tajinya di kompetisi Asia setelah menaklukkan wakil Vietnam, The Cong-Viettel FC, dengan skor 1-0. Kemenangan ini bukan hanya menjadi tambahan modal penting bagi Maung Bandung, tetapi juga membawa dampak besar terhadap peringkat kompetisi Liga Indonesia di kancah Asia.
Berkat hasil positif tersebut, ranking Liga Indonesia naik tiga tingkat ke posisi ke-16 dalam pemeringkatan kompetisi antarklub Asia. Perolehan koefisien Indonesia pun meningkat menjadi 27.759 poin.
Pencapaian ini menjadi kabar baik bagi pencinta sepak bola Tanah Air. Pasalnya, kemenangan sebuah klub di pentas internasional ternyata dapat memberikan kontribusi terhadap posisi Indonesia dalam persaingan sepak bola Asia.
Namun, di balik keberhasilan tersebut, masih ada tantangan yang harus dihadapi. Posisi Indonesia belum sepenuhnya aman karena persaingan koefisien antarliga di kawasan Asia berlangsung ketat.
Satu kemenangan Persib, dampaknya terasa bagi sepak bola Indonesia! Maung Bandung bukan hanya mengamankan hasil positif di lapangan, tetapi juga ikut mengangkat posisi Liga Indonesia ke peringkat ke-16 Asia. Kini, tantangan sesungguhnya adalah menjaga momentum agar pencapaian ini tidak berhenti sampai di sini.
Persib Taklukkan The Cong-Viettel, Mariano Peralta Jadi Pahlawan
Persib Bandung menghadapi The Cong-Viettel FC dalam pertandingan matchday kedua Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026–2027. Duel tersebut berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persib berusaha memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah. Pertandingan berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama berupaya meraih hasil maksimal dalam persaingan fase grup.
Momen penentu hadir menjelang turun minum. Mariano Peralta sukses mengeksekusi tendangan penalti pada menit ke-45 setelah dirinya dilanggar di kotak terlarang.
Gol tersebut menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan. Persib pun mengamankan kemenangan 1-0 atas wakil Vietnam tersebut.
Hasil ini menjadi tambahan berharga bagi perjalanan Maung Bandung di kompetisi Asia. Lebih dari itu, kemenangan Persib juga berdampak pada perolehan koefisien Liga Indonesia dalam pemeringkatan kompetisi antarklub AFC. <Cite refs={["turn745989view0","turn515110search3"]}/>
Ranking Liga Indonesia Melonjak ke Posisi 16 Asia
Kemenangan Persib membawa perubahan signifikan terhadap posisi Liga Indonesia.
Sebelum pertandingan, Indonesia berada di peringkat ke-19 dengan koleksi 26.759 poin. Setelah Persib mengalahkan The Cong-Viettel, Indonesia memperoleh tambahan 1.000 poin sehingga total koefisiennya meningkat menjadi 27.759 poin.
Perubahan tersebut mendorong Liga Indonesia naik tiga peringkat ke posisi ke-16 Asia.
Berikut ringkasan perubahan ranking Liga Indonesia:
Peringkat sebelumnya: posisi ke-19 Asia.
Koefisien sebelumnya: 26.759 poin.
Tambahan koefisien: 1.000 poin.
Koefisien terbaru: 27.759 poin.
Peringkat terbaru: posisi ke-16 Asia.
Kenaikan ini memperlihatkan betapa pentingnya kiprah klub Indonesia di kompetisi internasional. Setiap hasil positif yang diraih wakil Tanah Air dapat membantu meningkatkan daya saing Indonesia dalam pemeringkatan antarklub Asia.
Bagi Persib, kemenangan tersebut menjadi pencapaian penting di tengah ambisi melangkah lebih jauh di ACL Two. Bagi Indonesia, hasil itu menjadi tambahan modal dalam persaingan dengan negara-negara lain di kawasan Asia.
Tiga Negara Asia Berhasil Dilewati Indonesia
Lonjakan ranking Indonesia tidak sekadar mengubah angka pada tabel pemeringkatan. Posisi baru tersebut juga membuat Indonesia melewati tiga negara yang sebelumnya berada di atasnya.
Ketiga negara itu adalah Oman, Bahrain, dan Kamboja.
Berdasarkan laporan Okezone Bola, koefisien Oman tercatat 27.554 poin, Bahrain 27.174 poin, dan Kamboja 27.141 poin. Dengan perolehan 27.759 poin, Indonesia berada di atas ketiganya dalam pemeringkatan yang diberitakan tersebut. <Cite refs={["turn745989view0","turn515110search0"]}/>
Perubahan ini tentu menjadi kabar positif bagi sepak bola nasional. Namun, pencapaian tersebut bukan berarti persaingan telah selesai.
Hasil pertandingan klub-klub dari negara pesaing juga dapat memengaruhi perolehan koefisien. Karena itu, Indonesia perlu mempertahankan hasil positif agar posisinya tidak kembali tergeser.
Posisi Ke-16 Belum Aman, Indonesia Masih Punya Pekerjaan Rumah
Meski berhasil menembus 16 besar Asia, Indonesia belum bisa berpuas diri.
Persaingan di sekitar peringkat tersebut masih ketat. Laporan Okezone Bola menyebut jarak koefisien di antara sejumlah negara pada rentang peringkat ke-16 hingga ke-20 relatif tipis, sekitar 1.000 poin.
Artinya, posisi Indonesia masih berpotensi berubah seiring hasil pertandingan berikutnya.
Konsistensi menjadi faktor penting. Klub-klub Indonesia yang berlaga di kompetisi antarklub Asia harus berusaha mengamankan hasil maksimal agar koefisien nasional tetap kompetitif.
Kemenangan Persib patut diapresiasi, tetapi perjalanan untuk memperkuat posisi Indonesia belum selesai. Hasil pertandingan selanjutnya akan menentukan apakah Indonesia mampu mempertahankan pencapaian tersebut atau bahkan naik lebih tinggi.
Singapura Masih di Atas Indonesia
Tantangan berikutnya adalah memperkecil jarak dengan negara yang berada satu tingkat di atas Indonesia.
Dalam laporan yang sama, Singapura menempati posisi ke-15 dengan koleksi 35.088 poin. Sementara itu, Indonesia mengumpulkan 27.759 poin setelah kemenangan Persib atas The Cong-Viettel. <Cite refs={["turn745989view0"]}/>
Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa perjuangan menuju peringkat yang lebih tinggi membutuhkan konsistensi dalam jangka panjang.
Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan satu kemenangan besar. Performa klub-klub di kompetisi Asia, kemampuan bersaing menghadapi lawan kuat, serta hasil pertandingan sepanjang musim akan ikut menentukan perkembangan posisi dalam pemeringkatan.
Karena itu, keberhasilan Persib dapat menjadi pemicu semangat bagi klub-klub Indonesia lainnya untuk menunjukkan kualitas di panggung internasional.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Anies, Ganjar, dan Mahfud Bakal Masuk Istana? Wacana Pemakzulan Gibran Ikut Jadi Sorotan
- 2Denny Indrayana Soroti Sikap Megawati soal Gibran, PDIP Bakal Bergerak atau Pilih Diam?
- 3Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 4Mahfud MD Jelaskan Beda Pemakzulan dan Pidana dalam Kasus Gibran, Ini Tahapan Hukumnya!
- 5Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 6Terkenal Vokal, Ini Strategi Baru Abah Saiful Milah Usai Resmi Duduki Kursi Ketua DPRD Kota Tangerang
- 7Ahmad Doli Tantang Hasyim Asy’ari Buka-bukaan! Polemik Pasal Gibran Merembet ke Jabatan Komisaris BUMN, 'Hadiah dari Siapa?'
- 8Keluarga Tersangka Korupsi BOP Gugat Kejari Kabupaten Tangerang Lewat Praperadilan
- 9Chelsea Sudah Kejar Alex Scott, Liverpool Tiba-Tiba Masuk! Bournemouth Pasang Harga Selangit untuk Gelandang Inggris
- 10Haaland Langgar Aturan Aneh Maresca di Liga Champions, Tapi Justru Jadi Pahlawan Man City di Tengah Kekalahan




